Langsung ke konten utama

Selamat malam,

Ini tulisan pertama saya di blog pribadi yang sudah lama saya buat tapi belum pernah saya gunakan sama sekali.
Setelah sibuk bekerja dan kuliah, minat saya akan menulis menjadi sangat berkurang. Yang paling mengerikan adalah minat baca saya juga sangat menurun ketimbang pribadi saya  beberapa tahun lalu (masa-masa Sekolah Dasar sampai Sekolah Menengah Atas).
Hari-hari saya sekarang dipenuhi dengan deadline dan deadline. Ya. Deadline.
Entah itu Deadline kerjaan atau deadline tugas kuliah. Fiuh ! Sungguh, ini hanya cerita klasik mahasiswa yang sambil bekerja. Ups, saya koreksi...pekerja yang menjadi mahasiswa.
Saya harus pandai-pandai membagi waktu yang terasa sangat singkat dirasa untuk menyelasaikan tugas-tugas kantor dan kuliah saya.
Dari 24 jam yang saya punya setiap harinya, saya menggunakan 6 jam saja waktu malam sampai pagi untuk meretaskan segala peluh saya dan kelusuhan saya di kasur yang tak begitu empuk. 8 jam saya habiskan untuk bekerja pada salah satu BUMN yang ada di kota industri,,The City of Industry, begitu orang menyebutnya. Kemudian 6 jam lagi saya gunakan untuk menimba ilmu dibidang Ekonomi Bisnis jurusan S1 Manajemen. 2 Jam saya habiskan dijalan dan 2 jam lainnya saya waktu saya untuk melakukan aktivitas lain-lain yang sifatnya confidential (maksud saya : mandi, gosok gigi, ngulet, cekikikan, rumpi, selfie..hehehe).
Sudah saya jabarkan alokasi waktu saya rata-rata setiap harinya.
Sekian.
Saya lanjut esok. Sudah waktunya saya menggunakan 6 jam yang Tuhan beri untuk meredupkan diri.
Selamat beristirahat Everyone, Sugeng Ndalu ! :)


Love,

Ase

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Quarter Life Crisis is True

Halo, teman-teman semua Ada yang pernah denger ada bayi lahir tiba-tiba beberapa hari kemudian jadi ABG?  Loh emang ada ya? Ya engga juga,  Wah kalo ada pasti jadi berita viral ya.  Sudah pasti manusia lahir berproses ya dari bayi lahir menjadi balita lalu batita dan seterusnya hingga sampai menjadi ABG.  Manusia memiliki beberapa fase atau tahap kehidupan. Dari bayi, balita, anak, remaja, dewasa hingga manula. Setiap fase kehidupan adalah tahapan dari manusia itu sendiri untuk berproses secara fisik dari tingkatan yang tadinya belum bertumbuh menjadi bertumbuh, lalu tingkatan secara mental spiritual juga ada di dalamnya. Bagiku ini menarik, karena dalam setiap tahap akan menemui masa yang menantang bagi masing-masing orang.  To be honest, masa remaja adalah masa paling gemes. Dikepala yang ada hanya main, mulai ada ketertarikan dengan lawan jenis, minta duit jajan ke orang tua dan bergaul kesana kemari mencari pengakuan diri.  Lanjut masa usia 20an hingga ...

No "Storm" Cant Last Forever

Belakangan ini, menjadi “waras” merupakan suatu keharusan. Semenjak wabah menyerang negeri ini segala hal mendadak berubah. Berbagai aspek menyesuaikan diri mengikuti himbauan organisasi kesehatan agar dapat memutus penyebaran rantai virus secara bersama-sama #dirumahaja. Segala aktivitas dibatasi dengan tujuan untuk meminimalisir kontak fisik antar sesama manusia. Dari social distancing sampai physical distancing diberlakukan semata-mata sebagai upacaya pencegahan penyebaran virus yang semakin masiv. Pada saat ini, bekerja, belajar dan beribadah dari rumah. Semua elemen bangsa diharap turut serta memerangi wabah ini dengan partisipasinya masing-masing. Setiap orang diminta untuk tetap berada di rumahnya masing-masing, meminimalisir aktivitas di luar rumah. Kalo gak perlu-perlu banget jangan ke luar rumah. Ya jangan karena udah ngiler banget pengen jajan kopi sambil nikmatin wifi jadi alesan buat keluar rumah. Big no no ! Yang dimaksud kondisi urgent untuk ke luar rumah adalah unt...